JANGAN BERSEDIH LAGI...Hari Ini Milik Anda

Hari Ini Milik Anda


Jika berada di pagi hari, janganlah menunggu petang tiba. Hari inilah yang akan anda jalani, bukan hari kelmarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan hari esok yang belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari anda dan siangnya menyapa anda, inilah hari anda.
Umur anda, mungkin tinggal hari ini. Maka, anggaplah masa hidup anda hanya hari ini, atau seakan-akan anda dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup anda tidak akan terkoyak-rabak diantara gumpalan keresahan, kesedihan dan suka duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan acapkali menakutkan.

Pada hari ini pula, sebaiknya anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras. Dan pada hari inilah anda harus bertekad mempersembahkan kualiti shalat yang paling khusyu', bacaan al-Qur'an yang penuh tartil, zikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua yang Allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian terhadap kesihatan jiwa dan raga serta perbuatan baik terhadap sesama.

Pada hari dimana anda hidup saat inilah sebaiknya anda membahagi waktu dengan bijak. Jadikanlah setiap minitnya laksana ribuan tahun dan setiap detiknya laksana ratusan bulan. Tanamlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari itu. Dan persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuk hari itu. Beristighfarlah atas semua dosa, ingatlah selalu kepada- Nya, bersiap-siaplah untuk sebuah perjalanan menuju alam keabadian, dan nikmatilah hari ini dengan segala kesenangan dan kebahagiaan. Terimalah rezeki, isteri, suami, anak-anak, tugas-tugas, rumah, ilmu, dan jawatan anda hari ini dengan penuh keridhaan.

“Maka berpegangteguhlah dengan apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang 
  yang bersyukur” (QS. Al-A'raf: 144)

Jangan lupa, hendaklah anda goreskan pada dinding hati anda satu kalimat (bila perlu anda tulis pula di atas meja kerja anda): “Inilah hari saya”. Maka, jika hari ini anda dapat memakan nasi hangat yang harum baunya, maka adakah nasi basi yang anda tidak habiskan kelmarin atau nasi hangat esok hari (yang belum tentu ada) itu akan merugikan anda?

Jika anda dapat minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa anda harus bersedih atas air masin yang anda minum kelmarin, atau mengkhawatirkan air hambar dan panas esok hari yang belum tentu terjadi?

Jika anda percaya pada diri sendiri, dengan semangat dan tekad yang kuat, maka anda akan dapat menundukkan diri untuk berpegang pada prinsip: aku hanya akan hidup hari ini. Prinsip inilah yang akan menyibukkan diri anda setiap detik untuk selalu memperbaiki keadaan, mengembangkan semua potensi, dan mensucikan setiap amalan.

Dan itu akan membuat anda berkata dalam hati:

"Hanya hari ini aku berkesempatan untuk mengatakan yang baik-baik saja. Tidak berucap kotor dan lucah dan menjijikkan, tidak akan pernah mencela, mengherdik dan juga membicarakan keburukan orang lain. Hanya hari ini aku berkesempatan mengemas rumah dan pejabat agar tidak kacau bilau dan berantakan. Dan kerana hanya ini saja aku akan hidup, maka aku akan memperhatikan kebersihan tubuhku, kerapian penampilanku, kebaikan tutur kata dan tindak tandukku."

“Karena jika aku hanya didzinkan hidup hari ini, maka aku akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Allah SWT, mengerjakan shalat sesempurna mungkin, membekali diri dengan shalat-shalat sunah nafilah, berpegang teguh pada al-Qur'an, mengkaji dan mencatat segala yang bermanfaat”.

“Aku hanya akan hidup hari ini, kerananya aku akan menanam dalam hatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri, baik sifat takabur, ujub, riya', dan buruk sangka”.

“Hanya hari ini aku akan dapat menghirup udara kehidupan, maka aku akan berbuat baik kepada orang lain dan menghulurkan tangan kepada sesiapapun. Aku akan menjenguk mereka yang sakit, menghantarkan jenazah, menunjukkan jalan yang benar bagi yang tersesat, memberi makan orang kelaparan, menolong orang yang sedang kesusahan, membantu yang orang dizalimi, meringankan penderitaan orang yang lemah, mengasihi mereka yang menderita, menghormati orang-orang alim, menyayangi anak kecil, dan berbakti kepada orang tua”.

“Aku hanya akan hidup hari ini, maka aku akan mengucapkan, "Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu. Aku tak akan pernah menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedetik pun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi."

"Wahai masa depan, engkau masih dalam keghaiban. Maka, aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tidak akan memburu sesuatu yang belum tentu ada, karena esok hari mungkin tidak ada sesuatu. Esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan dan tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan."

"Hari ini milik Anda", adalah ungkapan yang paling indah dalam "kamus kebahagiaan" . Kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang paling indah dan menyenangkan.


Yang Lalu Biarlah Berlalu


Mengingat dan mengenang masa lalu kemudian bersedih hati kerananya dan mengenang kegagalan didalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.

Bagi orang yang berfikir, fail masa lalu akan disimpan dan tidak perlu dibuka dan dipersoalkan. Cukuplah ia ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam 'ruang' penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam 'penjara' hingga ia tidak dapat keluar selamanya. Atau diletakkan di dalam ruang gelap yang tidak tertembus oleh cahaya karena masa lalu telah berlalu dan sudah selesai. Kesedihan tidak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tidak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegelisahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang dan kebingungan tidak akan dapat menghidupkannya kembali karena ia memang sudah tidak ada.

Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu atau di bawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu. Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulunya, matahari ke tempat terbitnya, mengembalikan bayi ke rahim ibunya dan air mata ke dalam kelopak mata? Ingatlah, meratapi masa lalu dan menangisinya akan membuatmu terbakar dengan apinya. Kembali ke masa lalu sama sahaja dengan meletakkan anda dalam kemelut dan tragedi yang sangat dahsyat dan menakutkan.

Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. Dalam al-Qur'an, setiap kali selesai menerangkan keadaan suatu kaum dan apa sahaja yang telah mereka lakukan, Allah selalu mengatakan, "yang demikian itu adalah satu umat yang sudah berlalu." Begitulah, ketika suatu perkara tamat, maka selesai pula urusannya. Dan tidak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah.

Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tidak ubahnya orang yang menumbuk tepung, atau orang yang menggergaji serbuk kayu. Malahan, terdapat ungkapan lama bagi orang yang selalu meratapi masa lalunya demikian: "Janganlah engkau mengeluarkan mayat-mayat itu dari kuburnya." Dan ada disebutkan orang yang memahami bahasa binatang, sekawanan binatang sering bertanya kepada seekor keledai begini, "Mengapa engkau tidak menarik kereta lagi?", jawab keledai "Aku benci khayalan,".

Adalah bencana besar, apabila kita sanggup mengabaikan masa depan dengan hanya menyibukkan diri dengan masa lalu. Itu sama halnya dengan kita mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi runtuhan bangunan lama. Padahal, biarpun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya mereka tidak akan pernah mampu. Ini kerana yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.

Orang yang berfikiran jernih tidak perlu menoleh ke belakang. Ini kerana angin akan terus berhembus ke depan, air akan terus mengalir ke depan, setiap kafilah akan berjalan ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka itu, janganlah pernah melawan arus dan aturan hidup, sunnah alam.















Dapatkan Mesej Bergambar di Sini

malam

Kata orang

Malam itu adalah
Absence of light

Dikala mentari terik memancar
Menyinari bumi
Manusia mencari rezki

Tika Bumi mengelilingi sang mentari
Bumi terus berputar mengikut paksinya
Meninggalkan kesan pada penduduknya

Adakalanya timur yang disinari
Ada masanya barat yang disinari
Pabila tibanya keheningan malam

Syahdu menusuk kalbu
Saatnya bermanja dengan sang Pencipta
Detik yang mengasyikkan
Meninggalkan keseronokan dunia

Hanya cinta Allah menghiasi malam
Disaat inilah

Waktunya bermuhasabah
Rasa keharuan memenuhi jiwa

Rindu pada yang Maha Esa
Di detik inilah saatnya
Mengadu segala rasa suka dan duka
Dengan keyakinan yang mantap

Menyakini bahawa Allah senantiasa disisi
Sedang mendengar luahan hati
Sedang melihat hambaNya

Pastinya Tuhan juga akan gembira jika hambaNya sering mengingatiNya!
Dengan mengingati Allah itu hati akan menjadi terang.

kata-kata hikmah....

" Ketenangan itu milik hati-hati yang beriman agar bercambah benih hikmah dalam perlakuan...


Orang yang banyak menderita jiwanya akan perkasa dan orang yang ditimpa kesusahan akan selalu ingat ALLAH S.W.T....

Bertuahlah apabila iman diuji kerana jika sabar dan tabah menghadapinya pasti ada kemenangan yang menanti...."
biar sepi hingga hujung nyawa

asal tak sepi dari kasihNYA

Bersyukur Apa Yang Ada....

Mata saya tidak berkedip memandang ke wajah anak sulung kesayangan. Saya menoleh pula ke almari cermin di hadapannya. Menggeleng kepala saya seketika.

" Muka Kak Long dah putihkan Ummi, " kata Kak long melihat saya terpaku memandangnya dari tadi.
" Kenapa pakai bedak banyak sangat ni, sayang ?" saya melemparkan pertanyaan. Hairan dengan lakunya malam ini. Berbedak hingga sampai ke baju dan seluar. Putih bertompok sana sini.
" Kak Long nak putih macam Kak Ngah, " Kak Long menjawab sambil mula menunjukkan muka masam. Belas pula saya melihatnya.
Baru saya teringat kata-kata Kak Imah yang berkunjung ke rumah siang tadi. Rupa-rupanya Kak Long terdengar perbualan kami.
" Husna lain sikit kulitnya dari Najwa ye, Ina" Kak Imah berkata memandang ke arah anak-anak yang sedang leka bermain di halaman rumah.
" Seorang ikut ayah, seorang ikut Umminya, " saya menjawab dengan senyum kelat. Bimbang Kak Long mendengar. Pasti dia terasa hati nanti. Sensitif sungguh dia bila orang menyebut warna kulitnya.

WANITA DAN WARNA KULIT
Betapa dunia hari ini. Seorang anak kecil juga sudah tahu menilai kecantikan rupa. Baginya putih itu cantik pada pandangan mata. Fikiran yang dicorak oleh penilaian manusia dewasa kaum wanita terutamanya. Semakin putih, semakin banyak mata yang menoleh. Ironinya, di luar negara khususnya di UK ini, ramai wanita terutama golongan remaja kulit putih yang baru menginjak dewasa berfikiran sebaliknya. Bagi mereka, berkulit gelap dan hitam lebih seksi dan memikat hati. Justeru mereka berlumba-lumba melakukan rawatan wajah dan seluruh tubuh yang dinamakan ‘sunbed' untuk menukar warna kulit dari putih ke warna coklat dan agak gelap. Dilaporkan, lebih dari 25% remaja dan golongan muda di UK menunjukkan gejala obses terhadap rawatan berisiko ini.Saya pernah menonton satu rancangan bualbicara, Trisha Goddard Show yang banyak mengenengahkan masalah masyarakat termasuk remaja yang terlalu obses dengan kecantikan diri. Remaja jemputannya pada rancangan tersebut membelanjakan hampir GBP2000 sebulan hanya untuk rawatan kulit dan tubuh badan. Jumlah ini termasuk kos melakukan rawatan ‘sunbed' di atas. Baginya, rawatan tersebut menjadikannya kelihatan lebih menarik, lebih sihat dan seterusnya akan mendapat ketenangan diri. Saya bimbang dan kasihan melihat wanita-wanita yang terlalu mementingkan kecantikan rupa seperti ini. Bimbang kerana jika mereka seorang selebriti, pengaruh yang dibawa bukan sedikit impaknya. Ramai wanita kini menjadikan artis dan selebriti sebagai idola dalam menentukan gaya dan penampilan mereka. Kasihan, lantaran kecantikan yang mereka tonjolkan adalah cantik palsu yang hanya membawa kepada kemurkaan Allah SWT. Bagi wanita yang dihinggapi ‘penyakit' ingin sentiasa cantik ini, apa yang telah dimiliki bagaikan tidak mencukupi dan ada sahaja yang tidak kena dengan kemahuan jiwa. Mereka kurang yakin dengan penampilan biasa-biasa. Oleh kerana itu, ramai di kalangan mereka berlumba-lumba melakukan rawatan mencantikkan tubuh dan rupa. Cuma bezanya, yang putih ingin lebih gelap dan gelap pula mengimpikan kulit putih menawan. Cetusan keinginan yang sama walau berlainan warna dan rupa.


MENGUBAH CIPTAAN
Tiada yang kurang dari ciptaan Allah yang Maha Berkuasa. Tinggal lagi manusia yang tidak pernah merasa cukup dengan segala kurniaannya. Selagi belum menutup mata, selama itulah nafsu sentiasa meniupkan keinginan untuk meraih perhatian manusia. Bagi wanita yang dihinggapi ‘penyakit hati' seumpama ini, merasakan kulit yang mulus, masih belum mampu membahagiakan kerana warnanya yang tidak seputih salju. Lalu ribuan ringgit dibelanjakan. Berbagai rawatan kecantikan dicuba tanpa mengira halal dan haram menurut syari'at agama. Semua itu dilakukan hanya untuk mencapai impian memiliki warna kulit idaman hati agar lebih menawan pada pandangan manusia lainnya. Seolah-olah kejadian Allah menjadikan warna kulit yang gelap tidak tepat dan sangat hodoh pada pandangan mata. Soal mengubah warna kulit bukan soal ranting yang boleh dikesampingkan dari diperkatakan oleh golongan agamawan. Ini kerana ia melibatkan persoalan akidah, lantaran kejahilan diri. Allah SWT menghebahkan tipudaya syaitan menerusi kalamNya yang bermaksud :

Apa yang mereka sembah selain daripada Allah itu tidak lain hanya berhala dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak menyembah melainkan syaitan yang derhaka, yang dilaknati Allah dan syaitan itu mengatakan, ‘Demi sesungguhnya aku akan mengambil daripada kalangan hamba-hamba- Mu, bahagian yang sudah ditentukan (untuk menjadi pengikutku). Dan demi sesungguhnya aku akan menyesatkan mereka (daripada kebenaran) dan demi sesungguhnya aku akan memperdayakan mereka dengan angan-angan kosong dan demi sesungguhnya aku akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak) lalu mereka benar-benar memotong telinga binatang itu dan aku akan menyuruh mereka (merubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merubahnya.' Barang siapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata." (an-Nisa': ayat 117 - 119)

Walaubagaimanapun, perlu difahami bahawa Islam mengharuskan rawatan ke atas penyakit yang tidak boleh sembuh dengan sendirinya seperti menggunakan ubat-ubatan untuk membuang jeragat atau jerawat yang merosakkan kulit wajah dan seumpamanya dan bukan dengan membuat pembedahan plastik atau memakai bahan kimia untuk menukar warna kulit.

BERSYUKUR APA YANG ADA
Sememangnya wanita sangat teruji dengan warna kulit kurniaan Ilahi. Hanya mereka yang bersyukur sahaja mampu menerima dengan senang hati. Justeru, hati dan minda perlu sentiasa disuburkan dengan sifat redha terhadap apa-apa yang dimiliki hari ini. Gembira terpancar indah menyerikan seri rupa, tanda seseorang itu mensyukuri segala nikmat yang diterimanya. Kesyukuran yang akan lebih melorongkannya untuk terus beribadah, mengabdikan diri sebagai hamba yang Esa. Firman Allah SWT yang bermaksud :

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku tambahkan nikmat-Ku kepadamu. Dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku amat pedih. (Ibrahim : ayat 7)

Akhirnya, bersyukurlah dengan kesyukuran yang bukan sekadar terlafaz oleh lisan, tetapi hidupkan syukur dengan meningkatkan rasa yakin, prasangka baik dan rasa terima kasih yang tidak berpenghujung kepada Allah. Sedarilah, sesungguhnya DIA telah, sedang dan selalu memberi lebih banyak dari apa yang telah dan mampu kita berikan kepada Nya.

Dan Dia (Allah) Telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadaNya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim lagi sangat mengingkari (kufur nikmat). (Ibrahim: ayat 34)

Benarlah..benarlah..
Mencari dan terus mencari cinta Ilahi.

Nak singgah jap je....


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini

Merenunglah dan Bersyukurlah......

Setiap manusia seharusnya selalu mengingati nikmat yang Allah kurniakan kepada anda. Kerana nikmatNya telah meliputi dari hujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki, kesihatan badan, keamanan negara, hutan belantara, udara dan air, serta masih banyak lagi lainnya adalah nikmat yang telah diberikan Allah kepada anda.


     Sekiranya kalian menghitung-hitung nikmat Allah, nescaya kalian tidak akan dapat menghitungnya.       
                                                                                                     (Ibrahim:34)
Demikian besar nikmat Allah yang telah dianugerahkan kepada anda. Dunia ini, beserta apa yang ada di dalamnya telah diciptakan Allah untuk anda, tetapi anda tidak pernah menyedarinya;anda menguasai kehidupan, tetapi tidak pernah mengetahuinya.

Dia telah memberikan nikmat-nikmatNya secara sempurna kepada kalian, baik zahir mahupun yang batin.
                                                                                                                          (Luqman:20)

Anda telah diberi sepasang mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan dua kaki.

 Maka nikmat Tuhan kalian yang manakah yang layak anda dustakan?
                                                                                                                         (Ar-Rahman:13)

Apakah anda mengira bahawa, berjalan dengan kedua kaki itu merupakan sesuatu yang biasa, padahal masih banyak manusia lain yang tiada mempunyai kaki? Apakah anda mengira bahawa berdiri tegak di atas kedua betis itu merupakan sesuatu yang mudah, padahal masih banyak manusia lain yang kehilangan kedua betisnya? Apakah anda merasai nikmatnya tidur dengan memejamkan kedua mata, sementara masih banyak manusia lain yang tidak dapat tidur kerana sakit yang menanggungnya?

Pernahkan anda merasa nista ketika anda dapat menjamu makanan yang lazat dan minuman yang sejuk, sementara masih banyak orang lain yang tidak dapat makan dan minum hanyak kerana penyakit yang mereka deritai? Renungkanlah! Betapa besarnya fungsi pendengaran, di mana Allah menjauhkan anda dari ketulian;penglihatan anda akan terhindar dari kebutaan; dan ingatlah kulit anda yang cantik yang terhindar dari penyakit gatal dan kudis.
Perhatikanlah juga fungsi Otak Anda! Apakah anda ingin menggantikan mata anda dengan emas sebesar gunung Uhud? Inginkah anda menjual pendengaran anda seharga perak satu bukit? Apakah anda mahu membeli istana-istanah yang menjulang tinggi dengan lidah anda, namun anda bisu? Apakah anda mahu menukar kedua tangan anda dengan butiran-butiran permata dan berian, tetapi tangan anda kudung?


Anda sebenarnya telah meraup kenikmatan yang tiada terhitung dan kesempurnaan tubuh badan, tetapi sayangnya anda tidak menyedarinya. Bahkan anda hidup dalam ketidakpastian dan terperangkap dalam kesedihan, padahal anda masih memiliki roti yang segar untuk disantap, air yang segar untuk diteguk, dapat tidur dengan nyenyak, dan kesihatan anda yang stabil. Anda seringkali memikirkan sesuatu yang telah hilang, sehingga anda lupa mensyukuri apa yang ada di hadapan anda. Anda merasa sedih kerana kekurangan material, padahal anda masih memiliki kunci kebahagiaan, memiliki setompok kebaikan, kenikmatan, dan masih banyak yang lainnya. Oleh kerana itu, renungkanlah dan bersyukurlah!

Pada diri kalian juga terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah.Apakah kalian tidak
memperhatikannya?
                                                                                                                           (Adz-Dzariyat:21)

Lihatlah diri anda, keluarga, tempat tinggal, pekerjaan, kesihatan, sahabat, dan dunia sekeliling anda...

Dan janganlah termasuk didalam golongan: Mereka mengetahui bahawa semua nikmat yang ada berasal dari Allah, tetapi mereka mengingkarinya.
                                                                                                                                (An-Nahl:83)

IMAN ITU INDAH.....

Aku wanita punya hati
yang seringkali merasa,
punya akal yang seringkali berfikir
tentang kekuasaan ALLAH,
tentang kewujudan malam dan siang
juga tentang kehidupan dan kematian
yang akan bertandang buat setiap insan.

Selepas menunaikan solat asar
aku membasahkan bibir
dengan kalimah-kalimah yang indah
datangnya dari ALLAH.
Aku alunkan dengan penuh syahdu…
“subhanallah walhamdulillah walailahaillallah allahuakbar”

Tiba-tiba air jernih menitis laju
tanpa aku sedari,
buat kali pertama aku merasakan
hatiku sungguh pilu dan sebak.
Tiada tempat hendak meminta,
merayu melainkan kepadanya
lantas seperti adanya belaian lembut
yang menenangkan diriku,
kewujudannya amat terasa,
ya ALLAH nur Mu aku dambakan
agar terus mekar di hati ini.

Hebatnya kuasa ALLAH
mengalahkan kehebatan cinta manusia,
dulu aku sering leka dengan mainan duniawi,
sekarang dengan adanya engkau disisi,
aku menjadi semakin berhati-hati.

Dulu aku berteman dengan manusia
dan melupakanmu seketika,
namun apa yang aku dapat
dengan berbuat begitu?
Hanya dosa.. dosa mencariku,
aku merelakannya datang.

Dulu gossip hangat menjadi bualan,
kekurangan manusia menjadi bahan permainan,
kesilapan manusia menjadi ukuran.
Kini semua itu akan berlalu,
tinggalkan lah aku jauh wahai dosa,
datang lah menjemputku wahai pahala.
Aku menanti dengan hati yang suci dan terbuka.

Semakin aku mengerti akan kehidupan ini,
semakin banyak rintangan yang datang silih berganti.
Andai aku turuti kata hati
sudah lama aku hanyut dalam arus hidup ini.

Denganmu aku semakin kuat mengharunginya,
dengan mu aku semakin tabah
dan redha menerima segalanya,
dengan mu juga aku semakin matang
dalam menilai kamus hidup manusia.

Ya ALLAH hambamu ini memerlukanmu
sentiasalah mendampingiku
agar aku tidak lalai
dan taksub dengan mainan duniawi.

Dapatkan Mesej Bergambar di Sini